Batu mulai dilemparkan tanda permainan akan dimulai, terlihat keseruan di wajah para pemainnya ketika sasaran roboh terkena lemparan batu. Ya, itulah permainan yang saat ini sedang tren dikalangan siswa Sekolah Peradaban Cilegon, mereka menyebutnya jambaleongan. Peraturannya cukup sederhana , pemain diharuskan memiliki batu yang disebut gacon yang nanti akan digunakan sebagai alat pelempar untuk mengenai sasaran berupa tumpukan kaleng atau batu bata yang disusun keatas. Pertama pemain harus melemparkan batu gacon secara bergantian ke arah yang ditentukan. Setelah semua pemain melempar batu selanjutnya pemain yang melempar batu paling jauh mendapat kesempatan pertama untuk melempar kearah sasaran, jika pelempar pertama ini berhasil mengenai sasaran maka pemain yang batu gaconnya paling dekat dengan sasaranlah yang bertugas menyusun dan menjaga tumpukan tersebut sedangkan pemain yang lain harus bersembunyi.

picOleh : Beben Somantri

Mengapa ada sekolah?. Untuk menjawab pertanyaan itu. sekolah berasal dari bahasa Latin yaitu : skhole, scholae, schola yang berarti waktu luang. Berdasarkan pengertian itu masihkah sekolah relevan di zaman sekarang. Sekolah sangat dibutuhkan dalam rangka membantu orang tua. Walaupun pendidikan anak menjadi tanggung jawab orang tua, namun dengan pelbagai kesibukannya mereka tidak ada waktu khusus (luang) untuk mendidik anak-anaknya. Oleh sebab itu orang tua mempercayakan sebagian waktu belajar anaknya kepada sekolah. Dalam posisi inilah sekolah berperan membantu keluarga mengisi waktu luang anaknya sekaligus membantu orang tua melengkapi pendidikan anaknya.

Sekolah didirikan bertujuan membantu masyarakat. Keberadaannya dimaknai berbeda-beda oleh siswa dan orang tua yang menyekolahkan anaknya. Namun secara umum semua sekolah memiliki cita-cita agar anak didiknya berkualitas dalam banyak hal dan atau dibidang tertentu. Cita-cita itulah yang membuat orang tua siswa percaya terhadap sekolah. Tujuan pendidikan, mengajarkan anak didik untuk dapat berpikir secara rasional, independen, dan baik (Callahan & Clark, 1972).